Love
In Shadow
Pagi hari
yang cerah, aku terbangun di sebuah kastil yang dikelilingi oleh pagar gaya
kuno dan sejauh mata memandang. Aku hanya melihat pohon mati dan kegelapan
tanpa batas yang didominasi oleh warna orange dan hitam yang beracampur menjadi
satu. Aku mengira bahwa aku bermimpi, tapi kemudian aku merubah pikiranku.
Karena seberapa keras aku mencubit tanganku aku tidak juga bangun. aku juga mengira bahwa ini masih malam, ketika
aku melihat jam tua yang dipasang didinding berlumut.jarumnya menunjukkan angka
jam 08:45, Kemudian aku melihat keluar
dan aku tidak melihat matahari yang semula terang benderang memancarkan
sinarnya. langit yang semula tempat matahari dan bulan berada. Kini digantikan
oleh benda bulat hitam.
Seseorang
mengetuk pintu tua yang berada tepat didepan ranjangku. Seorang wanita yang
menggunakan pakaian pelayan masuk. Keruanganku
“makanan
anda sudah datang tuan. Mohon untuk dimakan sampai habis”. Ucap pelayan itu.
Dengan expresi muka datar tanpa ada sedikitpun expresi
“te..terima
kasih”. Ucapku denagn tergagap.
“saya
mohon diri” kemudian pelayan itu pergi melewati pintu tua yang semula
dilewatinya.
Saya adalah anak biasa dan juga dari keluarga
biasa nama saya “itsuka shudo”. Saya juga heran kenapa saya bisa dibawa
ketempat aneh ini. Banyak pikiran berkecamuk kedalam kepala ini, apakah ini
tempat dimensi ruang dan waktu ataukah aku sudah meninggal. Begitulah sebagian
dari pikiran gila yang ada di kepalaku. Ketika saya berpikir sangat keras,
pintu kembali diketuk oleh pelayan.
“tuan
dipanggil oleh ojousama. Mohon tuan bersiap-bersiap untuk bertemu dengannya
dibawah” dengan muka datar dia mengucapkan kalimat itu.
“ba..baiklah
saya akan kesana” ucapku dengan kosakata yang mulai gagap lagi.
“saya
pergi dulu” ucapnya sambil pergi dengan agak terburu-buru dan tentu saja dengan
muka datar
Akupun
pergi kebawah seperti yang sudah diintruksikan oleh pelayan itu. Setelah sampai
dibawah, tampak meja tua dan dua tempat duduk bergaya kuno, klasik diatas
tempat duduk yang berada disamping perapian, duduklah seorang gadis berpakaian
gaun bewarna hitam dan rambutnya yang bewarna hitam dikuncir dua, yang semakin
menambah wajah imut yang ada di wajahnya yang seperti anak kecil.
Itsuka
shudo:”konichiwa, anu ada apa memanggil saya kemari”
?????????????:”oh..
kamu sudah datang rupanya” sambil menutup buku yang sedang
Dibacanya.
Itsuka
shudo:”iya aku sudah datang jadi apa yang terjadi, dan kenapa aku ada di tempat
ini?”
?????????????:”baiklah
akan aku jelaskan secara rinci apa yang terjadi, sebenarnya ada kasus yang serius dibumi”
Itsuka
shudo:”kasus yang serius..., kejadian serius apa yang terjadi di bumi”
?????????????:”iya,
seperti yang kau lihat. Disini bukan dibumi, melainkan di neraka sebenarnya bumi sedang dalam keadaan yang
berbahaya, para iblis sedang berusaha untuk menguasai bumi.”
Itsuka
shudo:”APA... JADI INI DI NERAKA!!..(menarik dan mengeluarkan nafas secara beraturan agar tenang)”
?????????????:”iya...
jadi sudah cukup teriaknya”(terganggu dengan teriakannya)
Itsuka
shudo:”oke oke, baiklah. Jadi ada apa memanggilku kemari?”
mohon maaf jika cerita jelek dan tidak menrik. ini ide saya dan saya berhak bangga walaupun jelek tapi jika ada saran dan kritik silahkan kirim di kolom comment part 2:coming soon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar